Sertifikasi ISPO

ISPOTRIC

Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan suatu kebijakan yang diambil oleh pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementrian Pertanian dan dirancang untuk memberikan kepastian bagi konsumen bahwa unit manajemen yang tersertifikat ISPO telah mematuhi semua prinsip dan kriteria ISPO dalam menerapkan usaha perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Skema ini dikembangkan untuk mendorong penerapan standar perkebunan kelapa sawit berkelanjutan mulai dari petani, perusahaan perkebunan hingga pabrik pengolahan kelapa sawit.

ISPO diterapkan secara wajib (mandatory) untuk meningkatkan efisiensi kelapa sawit dan menjaga kredibilitas produk kelapa sawit dari Indonesia khususnya untuk perdagangan ekspor. Dalam mengimplementasikan ISPO, lembaga sertifikasi ISPO seperti TRIC, harus terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sesuai ISO Guidance 17065:2012 dan Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia.

  1. Peraturan Presiden RI Nomor 44 Tahun 2020 tentang Sistem Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
  2. Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia

Tujuan

  • Memastikan pengelolaan sawit berkelanjutan di Indonesia
  • Meningkatkan skala ekonomi, sosial budaya, dan kualitas lingkungan
  • Meningkatkan daya saing kelapa sawit Indonesia
  • Menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK)

Manfaat

  • Membuktikan legalitas pelaku usaha perkebunan kelapa sawit
  • Melestarikan lingkungan hidup
  • Meminimalkan dampak social
  • Meningkatkan daya jual produk tersertifikasi
  • Memastikan kelangsungan bisnis kelapa sawit dalam jangka panjang
  • Kepatuhan terhadap peraturan dan perundang-undangan
  • Menerapkan praktek perkebunan yang baik
  • Pengelolaan lingkungan hidup, sumberdaya alam, dan keanekaragaman hayati
  • Penerapan transparansi
  • Peningkatan usaha secara berkelanjutan

Kegiatan audit sertifikasi ISPO secara umum terdiri atas :

  • Permohonan dan peninjauan permohonan sertifikasi
  • Audit tahap I dan audit tahap II
  • Pelaporan dan pengambilan keputusan hasil audit
  • Penerbitan sertifikat ISPO

* Dokumen persyaratan audit ISPO mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian RI Nomor 38 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit Berkelanjutan Indonesia

Sertifikat ISPO berlaku selama 5 tahun dan wajib dilakukan audit survaylance (penilikan) setiap 1 tahun sekali. Sertifikat ISPO yang sudah habis masa berlakunya dapat dilakukan audit re-sertifikasi.

Mekanisme penyelesaian keluhan dari unit manajemen, pemantau independen, dan masyarakat terdampak disajikan sebagai berikut :

Mekanisme Keluhan

Informasi dan pendaftaran, sila klik

CHAT WHATSAPP PENDAFTARAN SERTIFIKASI ISPO
palmoilispotric